Berita Online | Fokus Berita | Gerai Produk | Karikatur | Kuliner | Panorama Wisata | Pengobatan Tradisional | Sejarah & IPTEK | Tips & Trik | Video Tube | Pojok Game | Pojok Niaga
 





Bendungan Raknamo - Kupang (NTT) - (Diresmikan, 09-01-2018)



Presiden Joko Widodo sore ini meresmikan bendungan Raknamo, di Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa (09/01/2018).

"Dengan nama Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang, saya resmikan pengisian air di Bendungan Raknamo di NTT," ujar Presiden Jokowi saat peresmian.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa pembangunan ini lebih cepat dari yang ditargetkan, yakni telah rampung dalam kurun waktu 3 tahun.

"Tadinya diperkirakan lima tahun, lalu saya minta dikerjakan empat tahun. Karena kerja siang dan malam, dapat diselesaikan tiga tahun," kata Jokowi.

Bendungan Raknamo adalah bendungan pertama yang rampung dari sebanyak 49 bendungan yang direncanakan dibangun oleh pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla di Indonesia.

Bendungan tersebut juga merupakan bendungan pertama yang digroundbreaking oleh Presiden Jokowi dari 49 bendungan tersebut, yakni 20 Desember 2014 silam.


Proses Pengerjaan :

Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, serta Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, Sabtu (25/7/2015) meresmikan sekaligus melihat langsung kemajuan proses pembangunan Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan waduk ini sudah dilakukan Presiden pada 20 Desember 2014.

Pembangunan Bendungan Raknamo, di Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami kemajuan signifikan. Hingga awal Mei 2017 ini mencapai 92,29 persen.

PT Waskita Karya (persero) sebagai kontraktor pelaksana proyek senilai Rp 782 miliar itu, menargetkan dapat menyelesaikan pembangunan fisik pada September 2017 mendatang.

Agasi Yudho Bestolova Kepala Teknik Pembangunan Bendungan Raknamo dari PT Waskita Karya mengaku terjadinya percepatan pembangunan bendungan itu diakibatkan beberapa faktor seperti cuaca serta alam yang selalu bersahabat saat dilaksanakannya pembangunan itu.

"Kita targetkan pada September nanti pembangunan fisiknya sudah selesai semuanya, dengan catatan bahwa tidak ada kejadian-kejadian yang tidak terduga yang dapat mengganggu pembangunan bendungan tersebut," ujarnya.

Pembanguann Waduk Raknamo di Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang itu nantinya berfungsi mengatasi permasalahan persediaan air baku bagi daerah itu, termasuk mendukung suplai irigasi untuk pertanian warga daerah itu.

Layanan suplai air baku dari Waduk Raknamo ini akan mencakup Kelurahan Naibonat, Desa Raknamo dan Desa Manusak. Sedangkan areal irigasi juga mencakup tiga wilayah tersebut hingga ke Desa Nunkurus dan beberapa desa sekitarnya.

Waduk Raknamo ini menurut rencananya berkapasitas tampung 14,09 juta meter kubik dan penyediaan air bersih untuk ibu kota Kabupaten Kupang 100 liter per detik.

Rencananya Bendungan Raknamo akan diresmikan oleh presiden Joko Widodo pada Desember 2017. Pembangunan Waduk Raknamo di Kabupaten Kupang yang menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui cara tahun jamak selama lima tahun itu berjumlah Rp760 miliar.

Bendungan Raknamo berada di Sungai Noel Puames. Secara administrasi, letak tanah untuk Bendungan Raknamo berada di wilayah Dusun IV (Dusun Oepoi), Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

  • Berdasarkan Peta Rupa Bumi Digital Indonesia skala 1 : 25.000, lembar Camplong No. 2305-544, publikasi BAKOSURTANAL, edisi 1988, lokasi Bendungan Raknamo terletak pada koordinat 10007` 08" LS dan 123055` 54". Lokasi Bendungan Raknamo terletak pada koordinat 10o 07` 08" LS dan 123o 55` 54". Untuk menuju Lokasi Rencana Bendungan Raknamo, ditempuh dari Kota Kupang menuju ke arah Timur dengan jarak kurang lebih 33 km, di pertigaan Kelurahan Naibonat, belok ke arah kanan ke arah Desa Raknamo. Dari pertigaan Kelurahan Naibonat menuju Desa Raknamo dengan jarak sekitar 8,7 km (terdiri jalan aspal sejauh 4,5 km dan jalan makadam sejauh 4,2 km) melewati Desa Manusak. Setelah mencapai jarak tempuh sekitar 8,7 km, sampai di Kantor Desa Raknamo menuju ke arah Desa Kairane sejauh 1 km, kemudian menuju ke arah kiri melalui jalan tanah sejauh 3,40 km. Lokasi Bendungan, Tubuh bendungan dan genangan waduk berada di Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
  • Area layanan irigasi.
    Area layanan irigasi berada di Desa Raknamo, Desa Manusak Kecamatan Amabi Oefeto, dan Kelurahan Naibonat Kecamatan Kupang Timur.
  • Layanan suplai air baku
    Air baku direncanakan untuk kebutuhan air di Desa Raknamo, Desa Manusak Kecamatan Amabi Oefeto, dan Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur.


Sumber berita terkait :